Sabtu, 12 Februari 2011

Sinopsis Psiko Girly

Diposkan oleh Lusy Andriani di 08.46
Judul Buku : Psiko Girly : Menguak Rahasia Kepribadian Cewek yang Asyik dan Unik
Penulis : Deasylawati P.
Penerbit : Indiva Media Kreasi
Cetakan : I, Januari 2009
Tebal buku : 176 halaman
Dimensi (L x P) : 14 cm x 20,5 cm
Kategori : Cewek
Text Bahasa : Indonesia

Setiap individu diciptakan allah S.W.T dengan kekurangan dan kelebihannya masing-masing. Mereka yang sudah mengetahui kelebihan diri mereka diwajibkan untuk bersyukur dan meningkatkannya. Sedangkan kekurangan atau kelemahan yang dimiliki hendaknya diminimalisir. Kelebihan dan kelemahan tersebut hendaknya dikelola dengan sebaik-baik mungkin. Berdasarkan sifat dan ciri khas dari diri seseorang, kepribadian digolongkan menjadi 4 tipe, yaitu sangunis, koleris, melankolis dan plagmatis.


Perbedaan-perbedaan yang dapat dilihat secara umum yaitu perbedaan antara pria dan wanita. Mereka sangat terlihat berbeda terutama secara fisik dan semua sistem yang berlangsung di dalam tubuhnya. Perempuan memiliki sistem kekebalan tubuh yang jauh lebih kuat dibandingkan dengan laki-laki, ukuran jantung pada wanitapun lebih kecil dibandingkan pria. Pembentukan detak jantung awal pada perempuan dipengaruhi oleh hormon yang bekerja di dalam tubuh mereka, sedangkan pada pria pembentukan detak jantung awal dipengaruhi oleh aktivitas berolahraga. Wanita lebih mudah menguraikan makna kata-kata lisan daripada pria. Perempuan juga lebih bisa memahami raut muka yang menggambarkan emosi atau keadaan seseorang, sehingga membuatnya lebih empati dengan orang lain daripada laki-laki. Sedangkan laki-laki lebih unggul dalam hal membayangkan dan kemampuan memecahkan soal matematika tingkat lanjut. Dalam sejumlah penelitian membuktikan bahwa perempuan mampu berfokus pada sejumlah hal yang berbeda pada saat yang bersamaan, sementara laki-laki lebih baik jika berfokus pada satu tugas dari awal hingga akhir.

Sebenarnya pria dan wanita adalah dua cabang dari satu pohon yang sama. Artinya bahwa pada dasarnya pria dan wanita itu sama. Dan yang membedakan diantara mereka adalah perbedaan kinerja otak pada keduanya serta perbedaan hormon yang ada pada diri mereka masing-masing.
Otak perempuan memiliki kemampuan-kemampuan unik yang menakjubkan. Diantaranya yaitu kemampuan untuk menjalin persahabatan, kemampuan untuk membaca wajah dan nada suara untuk mengenali emosi dan keadaan seseorang, serta kemampuan untuk mereakan konflik. Selain itu, dalam sebuah penelitian didapatkan bahwa laki-laki menggunakan sekitar 7000 kata per hari, sementara perempuan menggunakan 20000 kata per hari. Hal ini dikarenakan oleh jumlah hormon testosteron yang ada pada seorang laki-laki. Semakin tinggi kadar hormon testosteron yang ada pada laki-laki normal mengakibatkan semakin rendah kemampuan verbal yang ia miliki.

Sistem hormon pada wanita seperti halnya pada pria terdiri dari tiga tingkatan hormon, yaitu :
1. Hormon pelepas-Gonadrotopin (GnRH), merupakan hormon yang dikeluarkan oleh hipotalamus.
2. Hormon seks hipofisis anterior, yaitu hormon perangsang folikel (FSH) dan hormon lutein (LH).
3. Hormon-hormon ovarium, yaitu esterogen dan progesteron.

Diantara hormon khusus wanita di atas, masih ada pula beberapa hormon lain yang memiliki pernannya masing-masing, yaitu :
1. Esterogen : hormon yang paling dominan pada kehidupan perempuan.
2. Progesteron : merupakan adik sang esterogen yang pengaruhnya dapat muncul kadang-kadang dengan dampak yang berbeda pula.
3. Testosteron : memiliki efek yang menyebabkan sifat cepat, tegas, tajam, mendominasi, penggoda yang dahsyat, agresif, dan tak berperasaan.
4. Oksitosin : merupakan senyawa kimia otak yang menimbulkan rasa senang.
5. Kortisol : merupakan hormon stres, penyebab sikap rewel, lelah, terutama setres.
6. Prolaktin : merupakan komponen terpenting dalam mengasuh dan menyusui. Prolaktin juga mempengaruhi perilaku perawatan dan pengasuhan.

Hormon-hormon tersebut dapat mempengaruhi struktur otak, juga suasana hati dan perilaku kita, serta mempengaruhi siklus kehidupan pada seorang wanita. Hormon esterogen dan progesteron sangat berperan dalam siklus menstruasi seorang perempuan. Siklus tersebut ialah sbagai berikut :
1. Masa Haid atau Perdarahan
Biasanya terjadi selama 2 sampai 8 hari, tergantung masing-masing orang. Pada saat inilah endometrium dilepas dari dinding rahim, maka timbullah perdarahan yang kita kenal sebagai darah menstruasai. Pada masa ini biasanya perempuan merasakan nyeri mulai dari yang ringan sampai yang berat.
2. Masa Proliferasi
Terjadi setelah selesainya haid hingga hari ke-14 (dihitung dari awal siklus) pada masa ini endometrium tumbuh kembali dan mengalami poliferasi. Pada masa terakhir poliferasi terjadi ovulasi, pada saat ini merupakan masa subur untuk melakukan pembuahan.
3. Masa Sekresi
Terjadi pada akhir siklus (sesudah hari ke-14 hingga ke-28). Pada saat ini, tumbuh corpus luteum di ovarium yang mengeluarkan hormon progesteron.
Pada saat masa haid, wanita kadang merasakan nyeri karena terjadinya peluruhan dinding endometrium yang tidak terbuahi. Sebelum masa haid tiba biasanya antara ± 7 hari mood seorang perempuan bisa jadi tidak enak. Mereka juga mengalami banyak gangguan mental, seperti mudah marah, mudah tersinggung, sensitif dan gangguan fisik lainnya. Gejala-gejala tersebut disebut dengan Pre Menstrual Syndrome (PMS). Beberapa peneliti menggolongkan gejala PMS menjadi 4 kelompok besar, yaitu:
1. Perubahan Afektif
2. Perubahan Kognitif
Gejala :
a. Mood menjadi labil (mood swings)
b. Iritabilitas (mudah tersinggung)
c. Depresi
d. Ansietas (cemas)
e. Gangguan konsentrasi
f. Insomnia (sulit tidur)
g. Disforia (perasaan sedih)
3. Perubahan Fisiologis
Ketidakseimbangan antara hormon progesteron dan esterogen mengakibatkan penimbunan cairan dan zat natrium dalam tubuh. Hal ini menyebabkan seorang wanita terkadang mengalami peningkatan berat badan pada saat menjelang haid.
4. Perubahan Fisik
Gejala :
a. Kelemahan umum (lekas letih, pegal dan linu)
b. Munculnya acne (jerawat)
c. Nyeri pada bagian kepala, punggung dan perut bagian bawah
d. Nyeri pada payudara
e. Gangguan saluran cerna.

Berikut ini ada beberapa tips untuk mengurangi gejala PMS :
a. Terapkan pola nutrisi yang sehat
b. Selalu melakukan olahraga rutin
c. Tidur cukup minimal 8 jam/hari
d. Hindari rokok dan asap rokok
e. Hindari stres berkepanjangan
f. Terapi relaksasi
g. Mengurangi makanan yang bergaram
h. Kurangi makanan yang berupa tepung, gula, kafein, dan coklat
i. Tambahkan makanan yang mengandung kalsium dan vitamin C dosis tinggi, seminggu sebelum menstruasi.
j. Konsumsi makanan berserat dan perbanyak minum air putih
k. Jika menstruasi cukup banyak mengeluarkan darah, perbanyak makan makanan atau suplemen yang mengandung zat besi agar terhindar dari anemia
l. Lakukan kegiatan yang dapat menenangkan pikiran
m. Bagi gejala PMS yang parah dapat mengkonsumsi obat hormonal tertentu menurut anjuran dokter.

Mengingat bahwa laki-laki hanya menggunakan satu bagian otak sebelah kirinya untuk memproses bahasa, menyebabkan makna yang ditangkap oleh seorang laki-laki atas nada suara dan jenis bahasa sangat berbeda dengan yang dimaksudkan oleh seorang perempuan. Ternyata wanita dan pria menggunakan bahasa yang berbeda, kadang wanita merasa bahwa bahasa yang ia gunakan lebih halus dan tidak menyinggung perasaan, karena wanita selalu berfikir untuk menjaga perasaan lawan bicara. Bahasa wanita tersebut dapat dimengerti dan dipahami dengan baik apabila digunakan pada sesama wanita. Namun, apabila digunakan pada lawan jenis, bahasa ini akan diartikan lain dengan maksud sang pembicara.

Bagi para wanita, komunikasi merupakan kebutuhan utama. Berbagi perasaan jauh lebih penting dibandingkan berkompetisi, seperti apa yang kebanyakan dilakukan oleh pria. Bagi perempuan membagi kesulitan dengan orang lain merupakan tanda cinta dan kepercayaan. Saat mulai berbicara, wanita biasanya tidak mengurutkan kepentingan masalah mana pun. Bila sedang marah, maka perempuan akan marah pada berbagai hal, mulai dari yang besar hingga yang paling kecil sekalipun. Ketika sedang menghadapi suatu masalah, seorang perempuan biasanya tidak langsung ingin memecahkan kesulitan-kesulitannya, melainkan mencari kelegaan dengan mengungkapkan perasaannya yang sedang memperoleh banyak masalah kepada orang lain (biasanya sesama perempuan) dan mereka juga ingin dimengerti. Dengan membicarakan masalah-masalahnya secara acak, amarahnya akan menjadi berkurang. Lain halnya dengan seorang pria, saat pria mengalami ketegangan jiwa, ia cenderung memusatkan perhatiannya pada satu persoalan dan melupakan yang lainnya. Hanya dengan berbicara dan mendapat perhatianlah seorang wanita akan menemukan kembali kelegaan hatinya. Hal ini terjadi karena otak wanita memang diatur untuk merasa lebih baik dengan berbicara.

Seorang wanita memang ingin dimengerti. Seorang wanita lebih rumit dimengerti oleh pria daripada oleh sesama wanita. Telah terbukti bahwa seorang wanita jarang menunjukkan maksud keinginannya yang sebenarnya, karena mereka ingin dimengerti. Apalagi apabila seorang wanita menggunakan bahasa nonverbal pada seorang pria, yng sama sekali tidak memiliki kemampuan membaca bahasa nonverbal.

Wanita itu seperti gelombang, bila merasa dicintai harga dirinya naik-turun dalam gerakan gelombang. Saat merasa sangat senang, ia akan merasa mencapai suatu puncak. Namun, suasana hatinya bisa berubah dengan tiba-tiba dan gelombangnya akan terhempas turun. Penurunan ini sifatnya sementara. Setelah ia mencapai dasar, tiba-tiba suasana hatinya berubah lagi dan ia kembali merasa senang akn dirinya. Otomatis gelombangnya mulai naik lagi.

Perempuan memiliki tingkat aliran darah yang lebih tinggi ke sejumlah bagian otak, termasuk bagian yang mengendalikan bahasa. Hal ini dapat membuktikan bahwa perempuan memiliki ingatan langsung atau tertunda yang lebih baik atas kata-kata lisan.
Seorang perempuan juga memiliki masalah utama, yaitu pada pola birbicaranya yang sampai tidak terkendali.

0 komentar:

Poskan Komentar

 

Lusy Andriani Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea